04 Oktober 2016

Bentuk Propolis dan Kantong Madu Dalam Kotak Topping Trigona



Saat ini teknik topping adalah salah satu teknik terbaik yang menjadi panutan banyak peternak Trigona (kelulut). Teknik ini pada umumnya memiliki kesuksesan yang lebih tinggi dibandingkan dengan teknik pemindahan keseluruhan koloni kedalam kotak haif. Hanya saja masih sulit diterapkan pada koloni Tetragonula laeviceps dikarenakan ukuran tubuh lebah jenis ini yang tergolong sangat kecil, kantong-kantong madupun yang terbentuk kecil. Teknik topping ini adalah lebih kuat terhadap kondisi lingkungan seperti faktor suhu dan kelembaban.

Dalam teknik ini, semua koloni berada didalam log, sedangkan kantong madu dan kantong roti lebah naik berada dalam kotak topping. Ada 3 bentuk susunan kantong madu dan kantong pollen yang terbentuk, yaitu a) Tangkai anggur, b) Bentuk roti kopi dan c) Bentuk mawar hitam. Bentuk-bentuk ini dihasilkan disebabkan beberapa faktor seperti keaktifan koloni, kondisi lingkungan dalam kotak dan teknik topping yang dibuat.

 photo bentuk_propolis.jpg

Bentuk Tangkai Anggur
Ini adalah bentuk ideal yang diinginkan oleh semua peternak. Disini kelulut karyawan tersedia bebas bergerak didalam topping, menterai semua rongga kecil yang ada didalam kotak topping atau antara plastik penutup dengan kotak. Pekerja ditemukan nyaman berada dalam topping tersebut dan aktif membangun jaringan propolis diikuti denban membuat kantung madu dan kantong untuk roti lebah. Kelulut kemudian mengisi kantung madu atau kantung roti masing dengan nektar dan serbuk sari yang telah diproses. Jaringan kantung tangkai anggur ini terus membesar dengan pertambahan jumlah kantung madu & kantung roti lebah. Panen madu dapat dilakukan apabila jumlah kantung bertambah sampai 30-40 biji.

Bentuk Roti Kopi
Dalam kondisi ini satu lapisan propolis (involcurum) telah dibentuk menyelubungi struktur propolis berangkai, kantung madu dan kantong roti lebah dibawah. Biasanya struktur ini akan tumbuh tergantung pada kegiatan pengumpulan madu dan roti lebah dibawahnya. Kelulut tersedia tidak bebas bergerak didalam kotak topping meskipun kelulut banyak dibawah selaput involcurum tersebut. Ini terjadi karena kelulut tidak dapat menyesuaikan diri dengan kondisi dalam kotak tersebut. Kondisi ini terjadi mungkin karena ada gangguan hama seperti semut di dalam kotak tersebut atau kotak topping yang terlampau besar dan agak sulit bagi koloni tersebut untuk mengontrol suhu lingkungan haif tersebut.

Dalam kondisi seperti ini, peternak tidak harus risau karena meskipun pun dikelilingi selaput, jumlah kantung madu adalah bertambah. Saya sarankan pada tahap awal-awal jangan apa2kan bangunan ini. Peternak dapat mulai mengoyak sedikit selaput setelah struktur tersebut telah memenuhi lebih dari separuh permukaan kotak tersebut. Ambil sedikit roti lebah (2-3 kantung) dan parkir dibagian luar sebagai umpan kepada kelulut karyawan untuk terus berada diluar selaput tersebut. Ulangi proses tersebut 2 atau 3 kali jika kelulut pekerja menutup kembali selaput tersebut.

Bentuk Ros Hitam
Dalam bentuk ini propolis berbentuk seperti kelopak mawar dan bewarna hitam atau coklat gelap. Pada umumnya tidak ada kantung madu terbentuk atau hanya beberapa biji dibawah struktur propolis. Struktur ros tidak banyak berkembang karena tidak ada pembentukan kantung madu dibawahnya. Ini kemungkinan besar terjadi ketika area pembentukan madu adalah jauh dibawah lantai stek yang telah dibuat untuk ditempatkan topping meskipun stek yang dibuat sudah pada tingkat sel anak. Kemungkinan lain adalah log tersebut telah dipotong untuk dibuat topping terbalik. Ini berarti daerah madu adalah terbentuk dikawasan bawah didalam log dan bagian bawah. Lebah pekerja terus menyimpan madu dibagian bawah.

Antara metode yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan memotong log bagian bawah dan atas ke lantai sel telor. Ini akan memaksa karyawan untuk membuat madu didalam topping mengingat ruang lain untuk membuat madu sudah tiada. Jika masalah ini terkait dengan posisi log yang terbalik, log dapat dibalik dengan memotong bagian bawah sampai ketingkat sel telor dan menutup bagian yang dipotong asal sebaik mungkin.

Sumber referensi di grup KPLK & LM: http://bit.ly/FB-BentukPropolis

16 September 2016

Kajian Ilmiah Bee Pollen

 photo bee_pollen.jpg

Telah banyak kajian ilmiah berupa penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan untuk membuktikan manfaat bee pollen. Berikut ini adalah pendapat para ahli tersebut.

- Steve Schecter, dokter naturopati Amerika, menyatakan bee pollen dapat mengurangi efek tidak nyaman bagi penderita kanker pada saat menjalani terapi radiasi.

- The American Apitherapy Society membuktikan kalau bee pollen dapat memberikan energi ekstra kepada atlet Olimpiade. Bahkan mereka tidak merasa kelelahan di keesokan harinya.

- Robert Dellperee dari The Royal Society of Naturalist of Belgium and France, dalam makalah berjudul The Secrets of the Life of Bees, menyatakan bahwa bee pollen mengandung seluruh komponen yang sangat penting bagi kehidupan. Kadar kandungan gizinya memberikan khasiat menyegarkan dan meremajakan sel lebih tinggi daripada ragi dan bibit gandum. Bee pollen memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan karena kekurangan atau ketidakseimbangan zat gizi.

- R. Chauvin dalam makalahnya On the Physiological and Theraupetic Effects of Various Pollen Extract menyimpulkan kalau pollen yang dikumpulkan lebah kaya akan protein, asam amino, vitamin, termasuk vitamin B kompleks, dan asam folat. Bee pollen bermanfaat untuk usus/sistem pencernaan, memperbaiki kadar haemoglobin darah, dan meningkatkan kekuatan mereka yang sedang dalam tahap penyembuhan dan sudah lanjut usia.

- Allain Callais, Ph.D dari Academy of Agriculture, Paris, Prancis mengatakan bee pollen merupakan makanan lengkap serta banyak kandungannya tidak dimiliki oleh produk-produk yang berasal dari hewan. Dengan berat yang sama, bee pollen memiliki kandungan asam amino yang lebih banyak dibanding daging sapi, telur, atau keju. Bee pollen merupakan konsentrat dari seluruh elemen yang dibutuhkan untuk hidup.

- Dr. Paavo Airola, ahli gizi terkenal Amerika sekaligus ahli pengobatan secara biologis dan kesehatan holistik menyatakan bahwa pollen merupakan makanan yang paling lengkap dan paling kaya di alam. Pollen meningkatkan daya tahan tubuh terhadap stress dan penyakit, mempercepat proses penyembuhan pada sebagian besar kondisi sakit, serta memiliki sifat peremajaan dan memperlambat proses penuaan.

- Mme. Aschenasy Leru, Kepala Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Perancis membandingkan asam-asam amino dari bee pollen dengan yang berasal dari hewan, kemudian menyimpulkan bahwa bee pollen unggul dalam segala hal. Bee pollen mengandung 40% – 80% asam glutamat bebas yang dapat melindungi dari penyumbatan darah di otak, berhasil mengatas kecanduan alkohol, meningkatkan IQ (termasuk pada anak yang terbelakang), meningkatkan energi otak secara menyeluruh, serta meningkatkan daya konsentrasi dan kemampuan belajar.

15 September 2016

Bee Pollen Trigona Efektif Menghambat Sel Kanker Payudara

 photo bee_pollen.jpg

Sebuah artikel hasil penelitian yang kami temukan di sebuah situs journal mendelay memuat khasiat bee pollen (roti madu) yang sangat dahsyat dalam menghambat sel kanker payudara. Judul penelitiannya adalah "Bee pollen extract of Malaysian stingless bee enhances the effect of cisplatin on breast cancer cell lines".

Tujuan: Untuk mengevaluasi antioksidan dan efek antiproliferatif ekstrak bee pollen metanol (BPE) dari lebah stingless Malaysia Lepidotrigona terminata dan efek sinergis dengan cisplatin (obat kemoterapi) pada MCF-7 sel kanker.

Metode: Aktivitas antioksidan BPE dari L. terminata diukur dengan menggunakan 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil radikal (DPPH) assay. Aktivitas antiproliferasi pada konsentrasi yang berbeda dari BPE dan cisplatin ditentukan melalui menggunakan MTT assay pada MCF-7 dan L929 baris sel. Efek interaksi (sinergis, aditif dan antagonis) antara BPE dan cisplatin ditentukan oleh perangkat lunak CompuSyn berdasarkan data assay MTT.

Hasil: EC50 (50% penurunan dari DPPH penghambatan) dari BPE adalah 0,5 mg / mL. L. terminata BPE menunjukkan aktivitas antiproliferatif pada kedua kanker dan baris sel normal. IC50 (konsentrasi obat yang diperlukan untuk 50% dari penghambatan sel in vitro) dari BPE pada MCF-7 adalah 15 mg / mL sedangkan di lini sel yang normal L929 adalah 26 mg / mL. IC50 untuk cisplatin pada MCF-7 adalah 20 ?? mol / L.

Pengaruh Kombinasi BPE dan cisplatin pada sel MCF-7 menunjukkan bahwa BPE pada 15 mg / mL mampu mempotensiasi efek penghambatan cisplatin sama sekali konsentrasi yang berbeda (2,5-20,0 mg / mL).

Rata-rata dari sel-sel kanker penghambatan yang potensial oleh BPE adalah sekitar 50%. Sebuah nilai indeks kombinasi kurang dari 1 dilaporkan dalam software CompuSyn lebih lanjut membuktikan efek sinergis antara BPE dan cisplatin, menunjukkan bahwa BPE bekerja sinergis dengan cisplatin.

Kesimpulan: Oleh karena itu penelitian kami menunjukkan bahwa BPE lebah stingless Malaysia, L. terminata adalah agen kemopreventif potensial dan dapat digunakan sebagai pengobatan tambahan untuk obat kemoterapi. BPE mungkin bisa digunakan untuk mempotensiasi efek obat kemoterapi dengan kemungkinan untuk mengurangi dosis yang diperlukan obat. Mekanisme molekuler dari bagaimana BPE mengeluarkan aktivitas antiproliferatif akan menjadi wilayah yang menarik banyak untuk mencari dalam studi masa depan.

14 September 2016

Cara Membuat Alat Penyedot Madu



Alat penyedot madu dari pot-pot madu lebah kelulut dapat dibuat dari sprayer 2 liter yang banyak dijual di kios-kios pertanian. Video tutorialnya dapat Anda simak seperti dibawah ini, selamat menyaksikan dan semoga bermanfaat.



13 September 2016

Cara Pengambilan Propolis



Geniotrigona thoracica adalah salah satu jenis lebah Trigona yang menghasilkan propolis sangat banyak, kadang sampai ketebalan 1 cm menempel di bawah plastik penutup toping. Untuk memanen propolis ini silahkan simak video dibawah ini...



Semoga bermanfaat..

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...